Istilah “ilusi terpusat” berasal dari gagasan bahwa Anda bisa begitu terfokus pada aspek tertentu dalam hidup sampai-sampai Anda memercayai bahwa seluruh kebahagiaan Anda bergantung padanya. Sebagian orang memiliki ilusi terpusat pada, misalnya, pernikahan sebagai syarat bagi kebahagiaan. Dalam kasus demikian, mereka akan merasa tidak bahagia selama mereka tetap melajang.